Jl. Telaga Murni II Tanjung Priok Jakarta

082311269239 info@triktravel.com

25 Tempat Wisata di Arab Saudi yang Paling Direkomendasikan dan Banyak Dikunjungi oleh Wisatawan

Hosting Unlimited Indonesia

tempat wisata di arab saudi

Setelah dua minggu tidak update artikel, rasanya nyesel juga. Traffic yang sudah mulai meningkat jadi nyungsep lagi. 😥 

Gara garanya laptop error dan harus diservice dulu sampai selesai.

Oke. Cukup basa basinya…

Beberapa artikel saya sebelumnya kebanyakan membahas seputar Haji & Umroh. Maklumlah, memang sedang musim haji.

Tapi apakah setelah melaksanakan ibadah haji & umroh Anda akan langsung pulang begitu saja?

Kalau iya, tidak masalah sih.

Tapi kalau mau mampir dulu di salah satu tempat wisata di Arab Saudi — yang biasa dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara, mungkin akan jauh lebih asyik dan menambah pengalaman Anda yang memang jarang ke luar negeri (termasuk saya). 😆 

OOPS!! Gak maksud nyinggung lho…

Lagipula tempat wisata di Arab Saudi kebanyakan tidak lepas dari sejarah Islam.

Jadi setelah menunaikan ibadah haji atau umroh, Anda bisa melengkapinya dengan mengunjungi salah satu atau beberapa tempat wisata di Arab Saudi untuk menambah keimanan dan pengetahuan Anda.

Setuju?

Berwisata memang tidak selalu identik dengan senang senang atau keduniaan. Karena berwisata juga bisa ditujukan untuk menentramkan batin Anda.

Ada banyak Manfaat dari Wisata Religi Islam yang bisa Anda dapatkan.

Salah satunya adalah manfaat ketenangan batin atau ketentraman hati.

Manusia memang pada dasarnya memiliki dua unsur, unsur jasmani dan unsur rohani.

Sayangnya kebanyakan dari kita (saya dan Anda), lebih banyak memperhatikan “gizi” jasmani ketimbang “gizi” rohani. Padahal keduanya perlu asupan gizi yang seimbang.


Untuk itulah kita juga perlu melakukan wisata religi, dan salah satu alternatifnya adalah mengunjungi tempat wisata di Arab Saudi seusai melaksanakan ibadah haji & umroh.

Lalu, apa sajakah tempat wisata di Arab Saudi yang terkenal dan memiliki nilai historis islami yang tinggi?

Inilah Tempat Wisata di Arab Saudi yang Recommended untuk Para Wisatawan

Dalam artikel ini terdapat 25 tempat wisata di Arab Saudi yang terdiri dari:

  • 6 masjid
  • 10 penampakan alam bersejarah (peninggalan)
  • 3 objek wisata modern
  • 3 pasar tradisional untuk wisata belanja
  • 2 pantai wisata dan
  • 1 museum nasional

1. Masjidil Haram

Anda pasti sudah familiar mendengarnya.

Masjid yang dibangun mengelilingi ka’bah ini merupakan masjid terbesar di dunia. Terletak di kota Mekkah dan menjadi tempat tersuci bagi ummat Muslim.

Dinamakan masjidil haram karena memang masjid ini terletak di tanah haram. Meski begitu, ada beberapa Pengertian Lain dari Istilah Masjidil Haram Ini.

Selain itu, bentuk bangunan masjid ini terbilang sangat megah. Maklum, masjid ini telah mengalami Renovasi dari Masa ke Masa pemerintahan Arab Saudi. 

Sehingga masjid ini tidak hanya menjadi daya tarik bagi ummat Muslim, tetapi juga non Muslim.

Lihat saja kemegahannya dalam video ini.

https://www.youtube.com/watch?v=_Da5zMv0mYo

2. Masjid Nabawi

masjid-nabawi

Masjid yang satu ini juga pasti sudah pernah dikunjungi oleh Anda yang sudah melaksanakan ibadah haji ataupun umroh.

Ya, karena masjid ini sudah menjadi icon kota Madinah dan merupakan tempat suci ke-2 bagi ummat Muslim.

Setelah masjid Quba, masjid ini dibangun sendiri oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya pada saat pertama kali beliau memasuki kota Madinah dalam perjalanan hijrahnya.

Lebih tepatnya di tempat pemberhentian unta yang ditunggangi oleh Rasulullah SAW.

Tempat tersebut adalah tempat penjemuran buah kurma yang luasnya 50 m2 dan dimiliki oleh dua anak yatim bersaudara bernama Sahil dan Suhail bin Amr.

Salah satu daya tarik dari masjid ini adalah adanya Raudhah.

Raudhah yang artinya adalah taman surga, merupakan satu tempat yang terletak di antara mimbar dan makam Rasulullah SAW dan dua sahabatnya (dahulu rumah Nabi).

Tempat inilah yang diyakini menjadi tempat terkabulnya sebuah do’a.

Apakah Anda ingin do’anya terkabul?

Di masjid ini juga terdapat makam Rasulullah SAW dan dua sahabatnya Abu Bakar Al-Shiddiq ra dan Umar bin Khattab ra.

Awalnya ketiga makam ini terletak berdampingan di salah satu sisi masjid. Tapi karena adanya perluasan masjid, makam makam ini menjadi berada di dalam masjid.

Masjid Nabawi sudah berkali kali direnovasi dan diperluas. Bangunan yang dulu luasnya hanya 50 m2, kini sudah  hampir mencapai 100,000 m2 dan mampu menampung 535,000 jamaah.

Kini masjid Nabawi sudah menjadi masjid terbesar kedua di dunia setelah Masjidil Haram di Mekkah. 

Dan bedasarkan satu hadits disebutkan bahwa siapapun yang shalat di masjid ini, maka pahalanya lebih baik dari seribu kali shalat di masjid yang lain.

3. Masjid Quba

masjid-quba

Anda sudah pernah mendengarnya?

Dibangun di desa Quba pada tanggal 8 Rabi’ul Awal tahun pertama Hijriyah – sekitar 5 km sebelah tenggara kota Madinah.

Masjid Quba ini dahulunya adalah sebuah kebun kurma yang luasnya mencapai 1200 m2.

Dalam sejarah Islam, ini adalah masjid yang pertama kali dibangun oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya dalam perjalanan hijrah menuju Madinah Al-Munawwarah.

Pada masa kerajaan Arab Saudi tahun 1986, masjid Quba ini direnovasi dan diperluas hingga mencapai 5,035 m2 dengan menyerap anggaran sedikitnya 90 juta real.

Masjid ini memiliki 19 pintu dengan 3 pintu utama untuk keluar masuknya jamaah. Dua pintu untuk laki-laki dan satu pintu lainnya untuk perempuan.

Masjid berkapasitas 20 ribu jamaah ini telah dilengkapi dengan ruang belajar mengajar yang berada di seberang ruang utama masjid. Hal ini bertujuan untuk menambah fungsi masjid sebagai tempat menimba ilmu.

4. Masjid Jawatha

masjid-jawatha

Masjid Jawatha adalah masjid yang pertama kali dibangun di wilayah timur Arab Saudi.

Dibangun pada awal periode Islam tahun ke-7 Hijriyah (629 M) oleh bani Abdul Qais, desa al-Kilabiyah 12 km dari timur laut Hofuf al-Ahsa Arab Saudi.

Tidak banyak keterangan yang dapat diperoleh dari masjid yang struktur bangunan aslinya telah runtuh ini.

Hanya saja ada satu kabar burung bahwa masjid ini pernah menjadi tempat penyimpanan batu Hajar Aswad selama 22 tahun yang dicuri oleh Qarmatians.

5. Masjid Al Qiblatain

masjid-qiblatain

Tempat wisata di Arab Saudi berikutnya adalah masjid al Qiblatain.

Masjid ini adalah masjid tertua ke-3 di dunia yang berada di kota Madinah. Masjid ini sarat sekali dengan nilai sejarah yang dikandungnya.

Dahulu masjid ini bernama masjid Bani Salamah karena dibangun di bekas rumah Bani Salamah.

Pada suatu hari ketika Nabi Muhammad SAW sedang shalat berjama’ah dengan para sahabatnya, Allah SWT menurunkan wahyu kepada beliau untuk segera mengubah arah kiblatnya.

Dari yang semula ke arah masjidil Aqsha di Palestina menjadi ke arah Ka’bah di masjidil Haram Mekkah.

Nabipun langsung mengubah arah kiblatnya saat itu juga dalam keadaan shalat diikuti oleh para sahabatnya.

Berdasarkan sejarah itu, nama masjid inipun diubah menjadi masjid al-Qiblatain yang artinya masjid yang memiliki dua kiblat.

Bila Anda berkesempatan pergi ke Madinah, jangan lewatkan masjid yang satu ini.

6. Masjid Al-Rahmah

masjid-terapung

Satu lagi masjid yang tidak boleh dilewatkan di Arab Saudi adalah masjid terapung Al-Rahmah.

Ya, ketimbang namanya, masjid ini justru lebih dikenal dengan sebutan masjid terapung.

Masjid ini dinamakan masjid terapung karena masjid putih yang indah ini tampak muncul dari laut, karena dikelilingi oleh air dari tiga sisi.

Awalnya masjid ini bernama masjid Fatimah. Lama-kelamaan banyak peziarah yang menyebutnya menjadi Masjid Fatimah Az-Zahra,  Nama putri Rasulullah S.A.W.

Akhirnya, pemerintah Arab Saudi mengubah nama masjid ini menjadi Masjid Ar Rahmah hingga hari ini untuk menghindari kesalahfahaman.

Masjid yang terletak di kawasan Corniche Jeddah ini sudah menjadi destinasi favorit jamaah haji Indonesia.

Oleh sebab itu, Anda juga tidak boleh ketinggalan mengunjungi Mmasjid Terapung Ini.

7. Gunung Uhud

gunung-uhud

Apakah Anda pecinta alam?

Tempat wisata di Arab Saudi tidak hanya identik dengan masjid sebagai simbol keagamaan, tetapi juga penampakan alamnya yang indah. Salah satunya adalah gunung uhud ini.

Gunung Uhud adalah kawasan yang sangat eksotis hingga tak heran selalu dikunjungi oleh para wisatawan.

Merupakan gunung terbesar dan tertinggi di kota Madinah dengan tingginya yang mencapai 350 meter.

Dinamakan “Uhud” karena letaknya yang menyendiri tidak seperti kebanyakan gunung lain di Madinah.

Sejarah gunung Uhud sangat kental sekali dalam benak ummat Muslim.

Gunung ini pernah menjadi saksi bisu pertempuran kedua antara kaum kafir Mekkah dengan kaum Muslimin pada tanggal 15 Syawwal tahun ke-3 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 23 Maret 625 Masehi.

Perang itulah yang kemudian dinamakan “Perang Uhud”.

Gunung Uhud terbentuk dari batu granit warna merah memanjang dari tenggara ke barat laut dengan panjang tujuh kilometer dan lebar hampir tiga kilometer.

Bagi Anda yang datang ke situs bersejarah ini, Anda juga bisa sekalian berziarah.

Karena di kaki gunung bagian selatan terdapat pemakaman para syuhada perang Uhud yang salah satunya adalah sayyidina Hamzah bin Abdul Muththalib – paman dan saudara sepersusuan Nabi Muhammad SAW.

8. Jabal Al-Lawz

jabal-al-lawz

Ini juga salah satu tempat wisata di Arab Saudi yang sayang bila Anda lewatkan.

Jabal al-lawz adalah sebuah gunung yang berlokasi di sebelah barat laut Arab Saudi dekat perbatasan dengan Yordania.

Dengan tinggi sekitar 2,580 meter di atas permukaan laut, gunung ini berdiri kokoh di atas teluk Aqaba.

Dari namanya, gunung ini memiliki arti “gunung almond”. Menyuguhkan flora dan fauna yang cantik nan unik adalah salah satu kelebihannya.

Di tempt ini Anda juga bisa melakukan trekking untuk memacu adrenalin Anda.

Apa Anda berani mencobanya?

9. Gua Hira

gua-hira

Adalah tempat turunnya wahyu pertama yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril as. Surat Al-Alaq ayat 1-5.

Karena memiliki nilai historis yang tinggi, gua ini selalu dikunjungi oleh jamaah haji dan umroh dari berbagai negara.

Gua Hira ini terletak di jabal Nur 3,2 km dari Mekkah dengan panjang 3,7 m dan lebar 1,6 m dan tinggi 2 m. Ada sekitar 600 anak tangga yang harus dilewati untuk mendaki gua tersebut.

Karena letaknya di tebing yang curam (tidak terlalu tinggi) dengan lereng lereng jabal Nur yang kering dan berbatu, maka Anda memerlukan fisik dan mental yang prima untuk bisa mencapai gua ini.

Selain melihat lihat keadaan gua hira, para wisatawan biasanya juga melakukan shalat di tempat ini.

10. Padang Arafah

padang-arafah

Padang Arafah adalah padang pasir yang luas di mana bagian belakangnya dikelilingi dengan bukit bukit batu.

Di tempat inilah jutaan ummat Muslim melaksanakan rukun haji, yaitu wuquf di padang Arafah setiap tanggal 9 Djulhijjah.

Wuquf sendiri berarti berhenti. Menyiratkan makna bahwa manusia sejenak berhenti dari segala aktivitas keduniaannya dan mulai mendekatkan diri kepada Tuhan semesta alam yaitu Allah SWT.

Wuquf di sini bisa diisi dengan berdzikir, berdo’a dan juga beribadah. Semuanya diniatkan untuk mendapatkan ridha dan rahmat dari Allah SWT.

Wuquf di Padang Arafah juga dijadikan momentum untuk melakukan instropeksi diri dan menimbang amal kebaikan dan keburukan yang pernah dilakukan.

Padang Arafah ini terletak di sebelah timur 25 km dari kota suci Mekkah. Di tempat ini terdapat jabal Rahmah yang diyakini sebagai tempat bertemunya Nabi Adam as dengan Siti Hawa setelah dipisahkan selama bertahun tahun lamanya.

Inilah tempat wisata di Arab Saudi yang hanya dipenuhi pada saat musim haji tiba.

Semoga Anda dan saya yang belum menunaikan ibadah haji diberikan kesempatan untuk menunaikannya. Aamiin.

11. Tayma

tayma

Tempat wisata di Arab Saudi berikutnya adalah Tayma.

Tayma sendiri merupakan salah satu tempat yang menonjol di Arab Saudi pada abad ke-7 sebelum Masehi.

Tayma adalah sebuah oase berukuran besar yang terletak di sebelah barat laut Arab Saudi. Atau lebih tepatnya 400 km sebelah utara kota Madinah dan 264 km sebelah tenggara kota Tabouk.

Tayma ini berupa deretan pemukiman panjang di mana dahulunya adalah simbol kemakmuran dari pemukiman Yahudi.

Kemakmuran itu meliputi adanya sumber air, banyaknya sumur, dan juga bangunan bangunan yang megah.

Sempatkanlah diri Anda datang ke sini bila berkunjung ke negeri minyak ini.

12. Madain Saleh

madain-saleh

Nama lainnya adalah al-Hijr, ada juga yang menyebutnya Hegra.

Adalah situs arkeologi di mana ada banyak peninggalan sisa peradaban Nabatean. Letaknya sendiri berada pada 22 km arah timur laut dari kotamadya Al Ula provinsi Madinah.

Madain Saleh menjadi kebanggaan tersendiri bagi kerajaan Arab Saudi, karena ia dinobatkan sebagai salah satu dari World Heritage Site atau situs warisan dunia,

Di Madain Saleh yang luasnya mencapai 4,010 hektar ini, pernah ditemukan batu-bata yang diperkirakan dari bangunan rumah warga, dan para arkeolog pun menganggapnya sebagai peninggalan dari umat Nabi Saleh.

Ada juga beberapa batu karang yang ditemukan oleh para arkeolog yang merupakan hasil budaya kaum Tsamud, 131 monumen pemakaman yang terbuat dari batu, dan juga tembikar dan lain sebagainya di Jabal Athlab.

Wah, sepertinya tempat wisata di Arab Saudi yang satu ini menarik juga untuk dikunjungi.

13. Jannat Al Baqi’

jannat-al-baqi

Berikutnya ada Jannat al Baqi.

Ini adalah tempat pemakaman keluarga dan sahabat Nabi Muhamma SAW. Kompleks pemakaman ini berada di sebelah tenggara masjid Nabawi.

Ini adalah pemakaman Islam pertama dan tertua di kota Madinah. Sehingga tak heran bila banyak dikunjungi oleh jamaah yang menunaikan ibadah haji maupun umrah.

Menurut beberapa literatur, di sini dikuburkan hampir 10.000 sahabat Nabi Muhammad SAW, sehingga pemakaman ini sangat dimuliakan.

Karena tempat ini terdiri dari tanah yang lembut dan tidak berbatu-batu, maka dijadikanlah kompleks pekuburan.

Dengan luas sekitar 138,000 m, kini telah dibangun pagar tembok dengan jeruji besi yang tinggi di sekitar kompleks pemakaman ini.

14. Najd

najd

Najd atau Nejd, adalah dataran tinggi yang berada di bagian tengah Arab Saudi.

Kawasan geografi ini memiliki ketinggian antara 762 sampai 1.525 meter di atas permukaan laut.

Dahulu di tempat ini tinggal banyak suku seperti Kindites, Tayy dan yang lainnya. Hal ini ditandai dengan perkampungan perkampungan oasis yang berada di bagian timur kawasan ini.

Sementara itu, di daerah lainnya juga terdapat suku nomaden Badui yang diketahui menjadi penghuni kawasan ini.

Najd sangat kental kaitannya dengan sejarah Islam. Oleh karena itu, Anda juga bisa menjadikannya alternatif saat melakukan wisata religi di Arab Saudi.

15. Dumat Al-Jandal

dumat-al-jandal

Adalah puing puing kota kuno yang berlokasi di timur laut arab Saudi, tepatnya di provinsi Al Jawf, 37 km dari Sakakah.

Tempat wisata di Arab Saudi yang satu ini juga tidak kalah bersejarahnya jika dibandingkan dengan yang lain.

Berbicara tentang Dumat al Jandal tentu tidak bisa lepas dari masjid Umar bin Khattab yang dibangun di kawasan ini dan distrik Al Dar’i.

Distrik al Dar’i sendiri adalah daerah terbesar dan tertua dari Dumat al Jandal di mana arsitektur bangunannya merupakan model perencanaan yang unik dan salah satu dari pusat kebudayaan yang terpenting di jazirah Arab.

Menurut sejarah, distrik al Dar’i inilah yang merupakan area terpenting dari Dumat al Jandal.

Hmm… Jadi penasaran.

16. Jabal Magnet

jabal-magnet

Jabal Magnet atau yang juga dikenal sebagai Lembah Jin merupakan sebuah lembah yang menjadi lokasi “atraksi pariwisata”. Jabal Magnet terletak sekitar 30 km di utara Madinah

Fenomena yang mengesankan disini adalah efek keterbalikan gravitasi.

Saat anda jalan menurun, rasanya sangat sulit. Pedal gas harus di tekan dalam-dalam. Sebaliknya, saat anda menanjak naik, kendaraan seolah bergerak begitu saja. Anda bahkan tidak perlu menekan pedal.

Bila anda yang biasa di pegunungan, anda tentunya tahu kalau sebaliknya lah yang masuk akal. Naik sangat sulit karena melawan gravitasi, sementara turun sangat gampang, karena dibantu gravitasi.

Bukan hanya dengan kendaraan, menuang air atau menggulirkan bola akan tampak naik mendaki, bukannya turun.

Menurut fisikawan, dan dibenarkan oleh pengukuran GPS, efek ini semata hanyalah ilusi. Ilusi yang disebabkan oleh lansekap.

Posisi pohon dan lereng di daerah sekitar, atau garis cakrawala yang melengkung, dapat menipu mata sehingga apa yang terlihat menaiki tanjakan sesungguhnya menuruni tanjakan.

Untuk detilnya, Anda bisa lihat di sini.

17. Air Mancur King Fahd’s

air-mancur-king-fahd

Ini adalah air mancur tertinggi di dunia. Nama lainnya adalah fountain Jeddah, dan nafura king fahd.

Dinamakan demikian karena air mancur ini dibuat atas perintah Raja Fahd dan disumbangkan ke kota Jeddah.

Terletak di pantai Jeddah, pantai barat Arab Saudi dengan ketinggian 312 meter sehingga air mancur ini dapat terlihat di seluruh kawasan sekitar Jeddah.

Air mancur ini menggunakan 3 pompa jet raksasa yang dapat menembakkan 625 liter air/detik dengan kecepatan 375 km/jam dan massa udara yang dapat melebihi 18 ton.

Dan adapun airnya adalah air asin yang langsung diambil dari laut merah dan bukan air tawar.

Pada malam hari pemandangannya akan jauh lebih indah karena air mancur ini menggunakan lebih dari 500 lampu sorot untuk meneranginya. 

Akan tetapi jangan terlalu berharap banyak akan melihat atraksi air di Nafura King Fahd ini.

Air mancur ini hanya air dari Laut Merah yang dipancurkan dengan ketinggian luar biasa yang dibantu dengan pencahayaan saja.

Meskipun begitu, air mancur yang pernah tercatat di guinness book of world records ini tetap ramai dikunjungi banyak wisatawan.

Air mancur ini dibangun antara tahun 1980 dan tahun 1983 dan mulai beroperasi pada tahun 1985.

Keberadaannya tidak jauh dengan resto-resto yang menyediakan makanan enak. Sehingga setelah selesai makan, jamaah atau wisatawan bisa berkeliling melihat pertunjukkan air mancur.

Bagaimana? Apakah Anda tertarik berkunjung ke sini?

18. Menara Jeddah

menara-jeddah

Menara Jeddah atau Jeddah Tower adalah menara yang dibangun di kawasan pantai kota Jeddah.

Menara ini adalah proyek ambisius Arab Saudi untuk menyaingi menara Burj Khalifa yang ada di Dubai, Uni Emirat Arab.

Nantinya, menara ini akan menjadi menara tertinggi di dunia karena menara ini dirancang mencapai ketinggian 1 km dengan 200 lantai.

Menurut harian Saudi Gazette, untuk membangun Jeddah Tower, membutuhkan sekitar 5,7 juta kaki persegi beton dan 80 ribu ton baja serta menelan dana 1,23 miliar dolar AS.

Struktur menara yang dulu bernama Kingdom Tower ini sudah mencapai 45 lantai atau 182 meter dari total 200 lantai dalam bangunan 1 kilometer.

Namun sayangnya pembangunan menara ini terhenti untuk alasan yang tidak diketahui secara pasti.

Dari video yang diunggah di Youtube, terlihat tidak terdapat aktivitas konstruksi sejak 4 September 2016.

Tapi kalau pembangunan menara ini sudah rampung, ia akan menjadi icon dan alternatif baru dari sekian banyak tempat wisata di Arab Saudi.

19. Curniche Jeddah

Tempat wisata di Arab Saudi berikutnya adalah Curniche Jeddah.

Curniche Jedah adalah sebuah kawasan di tepian laut merah sepanjang 30 km.

Ini adalah salah satu kawasan yang disulap oleh Pemerintah Arab Saudi menjadi sebuah kota baru yang begitu indah dan tertata rapi.

Kata  Corniche sendiri berasal dari bahasa Prancis route à corniche yang bermakna ruas jalanan ditepian terjal.  Namun kemudian kata corniche  sendiri bergeser makna menjadi sebuah kawasan terbuka yang luas di tepian badan air.

Kawasan ini terdiri dari jalan pesisir, resort, area rekreasi, paviliun dan patung sipil skala besar.

Di area ini juga terdapat air mancur King Fahd’s dan beberapa masjid termasuk  masjid terapung yang menjadi destinasi favorit jamaah haji Indonesia.

Berikut foto pemandangan dari Curniche Jeddah:

curniche-jeddah-1

20. Pasar Zakfariah

pasar-zakfariah

Pasar `borong` atau Pasar Zakfariah terletak sekitar 1 kilometer dari Masjidil Haram dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki  selama 30 menit.

Disebut juga pasar `borong` karena para pembeli yang umumnya jamaah haji banyak yang berbelanja dengan memborong barang sebagai oleh-oleh dan harganya umumnya relatif di bawah harga eceran dari pasar lainnya.

Pasar tradisional ini menjual berbagai keperluan ibadah, seperti pashmina, pakaian muslim, jilbab, sajadah, ghutra (kain penutup kepala), tasbih. Panganan khas Arab seperti kurma, kacang arab dan lainnya.

Bahkan termasuk perhiasan emas, jam tangan, dan barang-barang elektronik berupa telepon genggam.

Suasana pasar ini mirip dengan Pasar Tanah Abang atau Pasar Jatinegara di Jakarta, namun dengan ukuran yang lebih kecil. Sebelum memasuki pasar, di tepi jalan sudah banyak toko-toko.

Pasar ini disebut-sebut sebagai pengganti Pasar Seng yang dibongkar karena Masjidil Haram sedang dilakukan perluasan.

Anda tidak perlu sungkan datang ke pasar ini.

Karena pasar ini adalah salah satu pusat perbelanjaan yang biasa diserbu oleh jamaah haji Indonesia dan para pedagangnya mampu berbahasa Indonesia walaupun dengan logat Arab.

21. Pasar Kurma Madinah

pasar-kurma-madinah

Tempat wisata di Arab Saudi yang berupa pasar berikutnya adalah Pasar Kurma Madinah.

Di Pasar Kurma Madinah dijual berbagai jenis kurma yang harganya bervariasi, mulai dari 30 Riyal sampai 90 Riyal.

Selain kurma, Anda juga dapat menemukan biskuit-biskuit yang terbuat dari bahan dasar kurma di pasar ini.

Pasar Kurma Madinah terletak sekitar 600 meter di sebelah selatan Masjid Nabawi.

Pasar yang dibangun tahun 1982 ini dibuka sejak pukul 7 hingga 23 malam waktu setempat bila pada musim haji.

Untuk itu, berkunjunglah ke pasar ini bila Anda termasuk pecinta kurma.

22. Pasar Bab Mekkah

pasar-bab-mekkah

Sama seperti pasar tradisional lainnya, Pasar Bab Mekkah juga menjual aneka keperluan. Mulai dari sayuran, kurma, perlengkapan salat, sampai parfum, tersedia di sana.

Akan tetapi yang menjadi keistimewaan dari pasar ini adalah harga yang ditawarkan relatif murah.

Misalnya: Kurma Ajwa / kurma Nabi dijual 60 Riyal per kilogram. Harga itu lebih murah 25% dari pada yg dijual di Madinah dan Mekah, yaitu 80 Riyal.

Inilah yang menjadikannya salah satu pasar tradisional favorit di Arab Saudi.

Meski namanya Pasar Bab Mekah, lokasi pasar ini terletak di Suhaifa, di salah satu sudut kota Jeddah, Arab Saudi.

Pasar yang dapat dijangkau dengan mobil selama 10 menit dari pusat kota ini, buka setiap pagi dan tutup menjelang shalat Dzuhur.

Jadi, Anda jangan sampai ketinggalan. 😆

23. Pantai Thuwal

pantai-thuwal

Pantai Thuwal terletak di kota Thuwal 80 km sebelah utara kota Jeddah.

Thuwal sendiri terkenal sebagai lokasi dari KAUST (King Abdullah University of Science and Technology). KAUST adalah sebuah universitas bertaraf internasional dengan fasilitas yang bagus dan relatif mewah.

Anda dapat menikmati indahnya Pantai Thuwal ini dengan gratis. Hanya saja Anda perlu menyiapkan tikar dan makanan sendiri karena tidak disediakan di sini.

Meski begitu, pantai ini terkenal sebagai pantai yang terjaga kebersihannya dan memiliki fasilitas yang lengkap. Dari mulai tempat parkir, kamar mandi, dan petugas kebersihan yang siap membersihkan area pantai setiap waktu.

Perairan di wilayah pantai Thuwal termasuk cukup aman untuk berenang. Karena letaknya bukan di laut lepas. Melainkan di wilayah teluk. Jadi, nyaris tanpa ombak dan pusaran airnya cukup tenang.

Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir bila ingin membawa anak Anda yang masih kecil ke tempat ini.

24. Pantai Silver Sands

pantai-silver-sands

Tempat wisata di Arab Saudi yang berupa pantai berikutnya adalah pantai Silver Sands di Jeddah.

Menurut wisatawan yang pernah berkunjung ke sana, ini adalah salah satu lokasi terbaik di Jeddah untuk menikmati pasir dan pantainya.

Dikatakan pantai yang paling indah karena pantai ini memiliki pasir yang halus dan lembut, serta air biru yang begitu jernih.

Pantai yang jarang diketahui oleh wisatawan ini memiliki air laut yang tampak biru dan hijau sehingga sangat memanjakan mata yang melihatnya.

Tidak salah bila Anda memilih pantai ini untuk bersantai bersama keluarga dan teman teman Anda.

 

25. Museum Nasional Saudi

museum-nasional-saudi

Masih kuat membaca?

Tempat wisata di Arab Saudi yang terakhir adalah Museum Nasional Saudi.

Museum  yang terletak di distrik Murabba’ sebelah istana raja Abdul Aziz di kota Riyadh ini, merupakan bagian dari pusat sejarah raja Abdul Aziz.

Dengan luas bangunan sebesar 17,000 m2 dari keseluruhan area lahan sebesar 28,000 m2, tempat wisata bersejarah ini dibuka langsung oleh raja Fahd bin Abdul Aziz pada tahun 1419 H / 1999 M.

Mengutip dari Wikipedia, Museum ini memiliki 8 Auditorium yang menampilkan miniatur dan peninggalan bersejarah, yaitu:

  • Auditorium Manusia dan Penciptaan
  • Auditorium Kerajaan-kerajaan Arab
  • Auditorium Zaman Jahiliyyah
  • Auditorium Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam
  • Auditorium Islam dan Jazirah Arab
  • Auditorium Negara Saudi Pertama dan Negara Saudi Kedua
  • Auditorium Penyatuan (Kerajaan Arab Saudi)
  • Auditorium Haji dan Dua Tanah Suci

Bila Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang negara Arab Saudi, Anda bisa berkunjung ke tempat ini.

Baik… Itulah segenap tempat wisata di Arab Saudi berikut insight sederhananya yang sangat direkomendasikan untuk para wisatawan bila melancong ke negeri minyak ini.

Jangan lupa untuk men share artikel ini ke media sosial yang Anda gunakan. Atau beri komentar Anda di bawah ini.

 

Photo credit by: WorldArtsMe.com

One thought on “25 Tempat Wisata di Arab Saudi yang Paling Direkomendasikan dan Banyak Dikunjungi oleh Wisatawan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *